Statiska dengan Simbol sigma

sumber gambar :http://www.slidegenius.com

1).PENGERTIAN STATISKA

Statistika adalah Suatu ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh.

2). Bagian Utama Statistika

1.Statistika Deskriptif adalah ilmu statistika yang mempelajari tentang pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data.

Salah satu dampak dari belum membaiknya sektor riil adalah tingginya tingkat pengangguran di Indonesia. Pada Agustus 2004, jumlah pengangguran terbuka mencapai 10,3 juta, Februari 2005 sebesar 10,9 juta jiwa, dan Februari 2006 mencapai 11,1 juta jiwa.


2. Statistika Inferensi (Statistika Induktif) adalah ilmu statistika yang mempelajari tentang cara pengambilan kesimpulan secara menyeluruh (populasi) berdasarkan data sebagian (sampel) dari populasi tersebut.

3.) Kegunaan statistika dalam bidang ekonomi

  • Digunakan dalam bidang produksi.
  • Digunakan dalam bidang akuntansi.
  • Digunakan dalam bidang pemasaran.

4.) Fungsi pengetahuan statistika

  • Untuk menjelaskan hubungan antar variabel.
  • Untuk membuat keputusan lebih baik.
  • Untuk mengatasi perubahan-perubahan.
  • Untuk membuat rencana dan ramalan.

5.) Tahap-tahap dalam statistika

  • Pertama, mengidentifikasikan persoalan yang ada.
  • Kedua, mengumpulankan fakta-fakta yang ada atau sesuai fakta.
  • Ketiga, mengumpulkandataasliyangbaru.
  • Keempat, mengklasifikasikan data.
  • Kelima, penyajian data.
  • Keenam, menganalisa data.

6.) Bagian-bagian dari statistika

  • Populasi adalah seluruh elemen yang akan diteliti.
  • Sampel adalah elemen yang merupakan bagian dari populasi.
  • Data adalah fakta-fakta yang dapat dipercaya kebenarannya.

7.) Jenis-jenis pengambilan sampel

1.) Random sederhana (simple random sampling)
Adalah pengambilan sampel secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunya kesempatan yang sama untuk menjadi sampel, misalnya dengan cara undian.

Sumberkutipan=https://www.statistikian.com/2018/02/pengertian-simple-random-sampling.html


2.) Random berstrata (Stratified Random Sampling)
Adalah pengambilan sampel yang populasinya dibagi-bagi menjadi beberapa bagian/stratum. Anggota-anggota dari stratum dipilih secara random, kemudian dijumlahkan, jumlah ini membentuk anggota sampel.

Sumberkutipan=https://yunitarahmawati509.wordpress.com/bab-6/


3.) Sistematis (Systematic Sampling)
Adalah pengambilan sampel berdasarkan urutan tertentu dari populasi yang telah disusun secara teratur dan diberi nomer urut.

sumberkutipan=https://slideplayer.info/slide/3999561/

4.) Luas/Sampel Kelompok (Cluster sampling)
Merupakan pengambilan sampel tidak langsung memilih anggota populasi untuk dijadikan sampel tetapi memilih kelompok terlebih dahulu. Yang termasuk sebagai sampel adalah anggota yang berada dalam kelompok terpilih tersebut.
Jika kelompok-kelompok tersebut merupakan pembagian daerah-daerah geografis, maka cluster sampling ini disebut juga area sampling.

https://www.questionpro.com/blog/cluster-sampling/

8.) Bagian-bagian atau Pembagian data meliputi

1.) Sifatnya

a.) Data kualitatif merupakan data yang disajikan bukan dalam bentuk angka, melainkan seperti : agama, jeniskelamin, daerah, suku bangsa, pangkat pegawai, jabatan pegawai dan sebagainya.

b.) Data kuantitatif merupakan data yang disajikan dalam bentuk angka.
Data ini terbagi menjadi:
1) Data kontinu adalah data yang satuannya bisa dalam bentuk pecahan.
2) Data diskret adalah data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli dan tidak berbentuk pecahan.

2.) Waktunya

a.) Datasilang (CrossSection) ialah data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang bisa menggambarkan keadaan/kegiatan pada waktu tersebut, misalnya jumlah warga Bekasi menurut asal dan jenis kelamin pada tahun 2000.
b.) Data Berkala (TimeSeries) ialah data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu ,misalnya data pendidikan dan pertumbuhan ekonomi.

3.) Cara Memperolehnya

a.) Data primer adalah data yang didapatkan langsung dari responden misalnya data pegawai negeri sipil di BAKN, data registrasi mahasiswa di suatu universitas dan sebagainya.
b.) Data Sekunder adalah data yang diambil dari data primer yang telah diolah, untuk tujuan lain, misalnya data perkawinan antara umur 10 s/d 20 tahun di Indonesia yang diambil dari departemen Agama untuk tujuan analisa pola perkawinan setiap suku bangsa di Indonesia.

4.) Sumbernya

a.) Data Internal adalah data yang menggambarkan dari keadaan didalam suatu organisasi, misalnya dari suatu universitas ialah data dosen, jumlah mahasiswa, data kelulusan dan sebagainya.
b.) Data Eksternal adalah data yang dibutuhkan dari luar untuk kebutuhan suatu organisasi tersebut.

9.) Syarat data yang baik

  1. Benar/Obyektif.
  2. Mewakili/Wajar (representative).
  3. Dipercaya, artinya kesalahan bakunya kecil.
  4. Tepat waktu (up to date).
  5. Relevan (data yang dikumpulkan ada hubungannya dengan permasalahannya).

10.) Proses Pengukuran

Variabel (peubah) merupakan karakteristik-karakteristik yang terdapat pada elemen-elemen dari populasi tersebut atau yang bersangkutan dengan informasi yang ingin di cari.
Contoh: Pada masyarakat, elemennya adalah manusia, karakteristiknya seperti penghasilan, umur, pendidikan, jenis kelamin dan status perkawinan yang merupakan variabel-variabel dalam penelitian.

11.) Variabel dibagi menjadi dua

  1. Variabel kualitatif (kategori) adalah variabel yang menunjukkan suatu intensitas yang sulit diukur dengan angka. Contoh: Tingkat Pendidikan, Jenis kelamin dsb.
  2. Variabel kuantitatif (Numerik) adalah variabel yang menunjukkan suatu intensitas dengan angka. Contoh: Penghasilan, umur, jumlah keluarga, dsb. Sumberkutipan= http://sosiologis.com/variabel-penelitian.

12.) Macam-macam atau jenis-jenis ukuran skala

  1. Skala Nominal (Skala Klasifikasi) Merupakan skala yang hanya mempunyai ciri untuk membedakan skala ukur yang satu dengan skala ukur yang lain. contohnya : Agama, jabatan, jenis kelamin.
  2. Skala Ordinal Merupakan skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan juga mempunyai untuk mengurutkan pada rentangan tertentu. contohnya : Jenjang pendidikan seperti sd,smp,sma/smk,d3,s1.
  3. Skala Interval Merupakan skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan dan mengurutkan juga mempunyai ciri jarak yang sama. contohnya : Tinggi badan, umur.
  4. Skala Rasio Merupakan skala yang mempunyai 4 ciri yaitu membedakan, mengurutkan, mempunyai jarak yang sama dan mempunyai titik nol sehingga dapat menghitung rasio atau perbandingan diantara nilai. contohnya : Suhu ruangan maupun suhu badan.

13.) Simbol Sigma


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s